Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 SD Kelas 1-6 Revisi 2017

Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Salam Pendidik Indonesia,
Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 SD kelas 1-6

Selamat malam sahabat guru serta rekan tenaga kependidikan yang ada di seluruh nusantara.Selamat datang dan berjumpa kembali dengan saya di blog wawasanpendidikandasar.com.Pada kesempatan malam ini saya akn berbagi materi seputar Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 SD/MI Kelas 1-6 dengan menggunakan format excel yang praktis untuk di gunakan di sekolah/Madrasah.

Perbedaan Kurikulum 2013 Dengan KTSP - Kurikulum 2013 diluncurkan secara resmi pada tanggal 15 Juli 2013. Sedangkan implementasinya telah diterapkan pada tahun pelajaran 2013/2014 di sekolah-sekolah tertentu atau masih terbatas. Dulu dan sekarang, kita sudah mengenal dengan yang namanya KTSPatau Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang mulai diberlakukan sejak tahun ajaran 2007/2008.


Kalau kita cermati bersama, perbedaan paling mendasar antara Kurikulum 2013 dengan KTSP. Dalam KTSP, kegiatan pengembangan silabus merupakan kewenangan satuan pendidikan, namun dalam Kurikulum 2013 kegiatan pengembangan silabus beralih menjadi kewenangan pemerintah, kecuali untuk mata pelajaran tertentu yang secara khusus dikembangkan di satuan pendidikan yang bersangkutan.  
baca juga : Aplikasi pembuatan KKM Kurikulum 2013 SD/MI
Namun dibalik perbedaan yang ada, sebenarnya juga terdapat kesamaan esensi antara Kurikulum 2013 dengan KTSP. Misalnya tentang pendekatan ilmiah (Scientific Approach) yang pada hakekatnya adalah pembelajaran berpusat pada siswa. Siswa mencari pengetahuan bukan menerima pengetahuan. Pendekatan ini mempunyai esensi yang sama dengan Pendekatan Keterampilan Proses (PKP).  

Masalah pendekatan sebenarnya bukan masalah kurikulum, tetapi masalah implementasi yang tidak jalan di kelas. Bisa jadi pendekatan ilmiah yang diperkenalkan di Kurikulum 2013 akan bernasib sama dengan pendekatan-pendekatan kurikulum terdahulu bila guru tidak paham dan tidak bisa menerapkannya dalam pembelajaran di kelas.

Dalam hal penilaian juga memiliki perbedaan yang sangat jelas.Sebagian besar para guru masih kesulitan dalam hal melakukan penilaian menggunakan Kurikulum 2013.Karena dalam penilaian Kurikulum 2013 kita harus menambahkan deskripsi untuk masing-masing anak dan mata pelajaran yang ada di masing-masing tema.

Berikut ini admin share Panduan Penilaian Kurikulum 2013 Edisi terbaru yang sudah sesuai dengan Permendikbud RI No. 53 Tahun 2015 dan Permendikbud RI No. 23 Tahun 2016 untuk jenjang SD. (untuk jenjang SMP di sini sedangkan untuk SMA dan SMK di sini. 
Baca juga:  buku Guru dan Siswa Kurikulum 2013 revisi 2017
Penilaian merupakan serangkaian kegiatan yang sistematis dan berkesinambungan untuk memperoleh data dan informasi tentang proses dan hasil belajar peserta didik. Penilaian juga digunakan untuk mengumpulkan data dan informasi tentang kekuatan dan kelemahan dalam proses pembelajaran sehingga dapat dijadikan dasar untuk pengambilan keputusan dan perbaikan proses pembelajaran. 

Dalam pelaksanaanya, kegiatan penilaian proses (formatif) dan hasil belajar (sumatif) berdasarkan Kurikulum 2013 pada tingkat SD sebagian pendidik (guru) merasakan penilaian sebagai beban terutama dalam hal melakukan teknik dan prosedur, pengolahan dan pelaporan hasil penilaian. Pendidik mengharapkan penilaian hasil belajar dalam Kurikulum 2013 sederhana dan mudah dilaksanakan. Hal-hal yang perlu diperhatikan pendidik agar penilaian lebih bermakna dan implementatif dalam merencanakan, melaksanakan, mengolah, melaporkan hasil penilaian. 

Kompetensi dan Teknik PenilaianPenilaian di SD untuk semua kompetensi dasar yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan 

1. Penilaian Sikap 

Penilaian sikap dimaksudkan sebagai penilaian terhadap perilaku peserta didik dalam proses pembelajaran kegiatan kurikuler maupun ekstrakurikuler, yang meliputi sikap spiritual dan sosial. Penilaian sikap memiliki karakteristik yang berbeda dari penilaian pengetahuan dan keterampilan, sehingga teknik penilaian yang digunakan juga berbeda. Dalam hal ini, penilaian sikap lebih ditujukan untuk membina perilaku sesuai budipekerti dalam rangka pembentukan karakter pesertadidik sesuai dengan proses pembelajaran. 

a. Sikap spiritual 
Penilaian sikap spiritual (KI-1), antara lain: 

(1) Ketaatan beribadah; 
(2) Berperilaku syukur; 
(3) Berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan; dan 
(4) Toleransi dalam beribadah. Sikap spiritual tersebut dapat ditambah sesuai karakteristik satuan pendidikan. 

b. Sikap Sosial 
Penilaian sikap sosial (KI-2) meliputi: 
(1) jujur yaitu perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan; 
(2) disiplin yaitu tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan; 
(3) tanggung jawab yaitu sikap dan perilaku peserta didik untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dilakukan terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan, negara, dan Tuhan Yang Maha Esa; 
(4) santun yaitu perilaku hormat pada orang lain dengan bahasa yang baik; 
(5) peduli yaitu sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan kepada orang lain atau masyarakat yang membutuhkan; dan 
(6) percaya diri yaitu suatu keyakinan atas kemampuannya sendiri untuk melakukan kegiatan atau tindakan. Sikap sosial tersebut dapat ditambah oleh satuan pendidikan sesuai kebutuhan. 

c. Teknik penilaian Sikap 
Penilaian sikap di sekolah dasar dilakukan oleh guru kelas, guru muatan pelajaran agama, PJOK, dan pembina ekstrakurikuler. Teknik penilaian yang digunakan meliputi: observasi, wawancara, catatan anekdot (anecdotal record), catatan kejadian tertent (incidental record) sebagai unsur penilaian utama.
Sedangkan teknik penilaian diri dan penilaian antar-teman dapat dilakukan dalam rangka pembinaan dan pembentukan karakter peserta didik, sehingga hasilnya dapat dijadikan sebagai salah satu alat konfirmasi dari hasil penilaian sikap oleh pendidik. 

2. Penilaian Pengetahuan 
Penilaian pengetahuan (KI-3) dilakukan dengan cara mengukur penguasaan peserta didik yang mencakup pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural dalam berbagai tingkatan proses berpikir. Penilaian dalam proses pembelajaran berfungsi sebagai alat untuk mendeteksi kesulitan belajar (assesment as learning), penilaian sebagai proses pembelajaran (assessment for learning), dan penilaian. 

3. Penilaian Keterampilan 
Penilaian keterampilan dilakukan dengan mengidentifikasi karateristik kompetensi dasar aspek keterampilan untuk menentukan teknik penilaian yang sesuai. Tidak semua kompetensi dasar dapat diukur dengan penilaian kinerja, penilaian proyek, atau portofolio. Penentuan teknik penilaian didasarkan pada karakteristik kompetensi keterampilan yang hendak diukur. 

Penilaian keterampilan dimaksudkan untuk mengetahui penguasaan pengetahuan peserta didik dapat digunakan untuk mengenal dan menyelesaikan masalah dalam kehidupan sesungguhnya (dunia nyata). 

Penilaian pengetahuan dan keterampilan menggunakan angka dengan rentangskor 0 sampai dengan 100 dan deskripsi. Sedangkan untuk Nilai akhir semester dilengkapi dengan predikat dengan ketentuan : 
86 – 100 = Sangat Baik (A) 
76 – 86 = Baik (B) 
56 – 75 = Cukup (C) 
≤ 55 = Kurang (D)
Baca juga : Kumpulan Materi Pramuka Siaga
Berikut ini sudah saya siapkan contoh format penilaian Kurikulum 2013 Untuk jenjang SD/MI yang bisa bapak/ibu guru unduh sebagai rujukan di sekolah.
  1. Format daftar Nilai Kurikulum 2013 Kelas 1
  2. Format daftar Nilai Kurikulum 2013 Kelas 2
  3. Format daftar Nilai Kurikulum 2013 Kelas 3
  4. Format daftar Nilai Kurikulum 2013 Kelas 4
  5. Format daftar Nilai Kurikulum 2013 Kelas 5
  6. Format daftar Nilai Kurikulum 2013 Kelas 6
Sumber Utama Silahkan KLIK DI SINI
Demikian materi seputar Aplikasi penilaian Kurikulum 2013 SD/MI edisi revisi tahun 2017 yang dapat saya bagikan pada kesempatan malam ini.Semoga bermanfaat dan sesuai dengan harapan bapak/ibu guru di sekolah.

Wassalamu'alaikum Wr.Wb.
Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Aplikasi Penilaian Kurikulum 2013 SD Kelas 1-6 Revisi 2017"